Loading... Please wait!

banner

Blog

Sucor Sekuritas

Latest Blog Post

Ericca Lim: It’s Addictive Once You Understand The Market

Ericca Lim: It’s Addictive Once You Understand The Market

Saya  mulai sering mendengar aktivitas trading saham, dari salah seorang teman papa.  Kebetulan beliau pun merupakan nasabah dari tempat saya bekerja, waktu saya menjadi account officer di salah satu bank swasta tahun 2016.

Sebagai seorang account officer,  saat itu saya menawarkan beliau untuk melakukan deposito di bank tempat saya bekerja, dimana pada saat itu bunga berkisar 6%. Alih-alih mengiyakan tawaran saya, beliau menjawab saya, “Maaf kak, koko tidak mau masuk deposito, sekarang koko main saham. Koko masuk deposito sama kamu pun, nanti bank pakai uang tersebut untuk diputar main saham. Ini koko beritahu kamu, koko sudah main saham selama 3 bulan. Modal koko 300 juta dan sekarang koko sudah untung 150 juta. Bunga deposito kamu gak akan bisa kasih koko segitu selama 3 bulan.” Mendengar beliau sharing tentang keuntungannya yang besar saat main saham, saya jadi sangat tertarik.

Saya langsung bertanya-tanya pada beliau, bagaimana cara melakukan trading saham? Susah atau tidak? Resikonya seperti apa? Lalu beliau menjawab “Semua yang menguntungkan pasti ada resiko. Sama seperti kita berdagang. Contohnya mama kamu jualan baju, datang 1 lusin yang terjual ½ lusin. Nah, sama seperti saham, kita beli harga sekian ada resiko naik dan ada juga resiko turun. Kalau untung kamu jual, dan kalau rugi tapi kamu merasa saham yang kamu beli fundamental, ya tidak usah dijual. Selama kamu belum jual, kamu belum rugi begitu juga sebaliknya, selama kamu belum jual kamu belum untung. Semua masih di atas kertas. Satu hal yang paling penting, uang untuk main saham harus uang yang idle istilahnya uang lebih yang tidak terpakai.” Setelah beliau menjelaskan panjang lebar, saya pulang dan saya lakukan research.

Saya googling semua info tentang trading saham, kemudian join Stockbit, dan mulai ikut berbagai seminar. Saya senang sekali, karena disitu saya belajar banyak dan mendapatkan rekomendasi saham-saham yang kemungkinan akan naik dalam waktu dekat. Disitu, saya juga bertemu dengan beberapa milenials yang sudah cukup paham dan mahir dalam technical saham bahkan kami pun membentuk group di Whatsapp. Biasanya, group aktif pada jam trading dimana kami akan bertukar info. Setelah saya merasa sudah cukup paham dengan trading, saya beranikan diri saya buat minta modal kepada papa. Pada saat itu papa memberikan modal 100 juta dengan nasehat, “Ini uang 100 juta papa kasih kamu untuk modal, kalau untung syukur kamu simpan untuk diri kamu, tapi kalo seandainya rugi, ya sudah jangan main saham lagi, cari pekerjaan yang pasti aja.” Akhirnya, saya behenti kerja dari bank swasta tempat dimana sebelumnya saya bekerja dan mulai focus trading saham di rumah. Tiap hari saya membaca news tentang saham, belajar melihat chart technical dari youtube, ikut seminar.

Setahun berlalu tepatnya di tahun 2017, uang modal 100 juta sudah menjadi 203 juta. Saya pun berinisiatif untuk mengembalikan modal yang di berikan papa, tetapi beliau hanya bilang itu untuk saya saja dan tidak mengharapkan apa-apa. Pada akhirnya karna saya sangat menghargai kepercayaan beliau, saya memberikan beliau sebuah gift yang sampai sekarang beliau selalu pakai.

Itulah sedikit cerita mengenai pengalaman saya dalam trading saham. Menjadi seorang trader tidak mudah, karena untuk mencapai keuntungan tertentu, banyak yang harus di korbankan, terutama waktu. Harus ada niat untuk belajar, mengikuti seminar karena ini sangat penting. Oh ya, saya juga tidak selalu untung, kadang juga ada kerugiannya. Namun karena saya merasa saham yang saya beli fundamental, saya bertahan dan menunggu sampai akhirnya saham tersebut naik, barulah saya jual. Saya berharap, semoga  pengalaman saya ini dapat menginspirasi kita semua, khususnya untuk teman-teman semua yang saat ini mungkin masih ragu untuk trading saham. Karena it is addictive once you understand the market. Happy trading!

 

Tag

Share :

View All Article

Related Article

Posted by Wuddy Warsono Membagikan Kebahagiaan

Awal Agustus lalu, dalam kunjungan ke Las Vegas, s...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, Blog Sucor, Belajar Investasi, Belajar Saham,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Merdeka Untuk Memilih

Baru-baru ini saya berkunjung ke Los Angeles, Amer...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, Blog Sucor, Investasi, Belajar Investasi, Belajar Saham,

More Information
Posted by Irwin Saputra Lesson from NBA Player

Pernahkah kita bertanya mobil apakah yang dikendar...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, Blog Sucor, Investasi, Belajar Investasi, Belajar Saham,

More Information
Posted by Oriana Titisari STalk: Strategi Sukses Investasi Saham dan Fundamental Analisis

Sucor Sekuritas tak henti-hentinya berbagi ilmu se...

Tags : SPOT, STalk, Belajar Investasi, Belajar Saham, Blog Sucor Sekuritas, Blog Sucor,

More Information
about
about

2019 PT. Sucor Sekuritas All Rights Reserved.